Kuota BBM di Indonesia Timur Jadi Perhatian

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Komite BPH Migas Hendry Ahmad mengatakan bahwa Indonesia Bagian Timur menjadi perhatian BPH Migas dalam menentukan kuota meskipun dengan dihadapkan pada ongkos angkut yang tinggi. 

"Setiap tahun kami (BPH Migas) menetapkan kuota bagi kabupaten/kota dan kami kirimkan kepada para gubernur, bupati, wali kota dan perangkat daerah. Semua alokasi yang telah ditetapkan sudah melalui perhitungan perhitungan yang diperlukan, termasuk ongkos angkut," ujar Hendry.

Namun, ia juga meyinggung ada hal krusial yang juga harus dilakukan terkait kuota, yakni pengawasan. Menurutnya, pengawasan semua pihak diperlukan agar distribusi BBM bisa membantu perekonomian rakyat dan bukan oknum tertentu seperti pengusaha atau korporasi. (*)

BERITA REKOMENDASI