Kurangi Hoax, Pemerintah Adakan Festival Literasi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Dirjen Dikdasmen Kemdikbuddi Jakarta Jumat(26/10 2018) Hamid Muhammad menjelaskan  agar siswa memiliki sifat kritis terhadap infoemasi,maka Kemdikbud Menggelar festival  literasi. Dengan featival ini siswa tidak akan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Kita ingin ajari anak kita itu seperti itu bersifat kritis terhadap setiap informasi yang hadir di Smartphone kita. Jangka panjangnya bisa mengurangi hoaks. Jadi jangka panjangnya kita tidak lagi gampang menyebarkan berita berita yang enggak masuk akal yang tidak ada sumber beritanya, yang banyak dibuat buat tanpa berpikir panjang terus disebarkan ke mana-mana," sambungnya.

Selain itu, Hamid menjelaskan tujuan jangka pendek festival yang akan digelar mulai tanggal 28 hingga 31 Oktober 2018 itu."Tetapi yang jangka pendeknya itu paling tidak hasil anak-anak menulis mempublikasikan apa yang mereka punya," jelasnya.

Untuk diketahui, Festival Literasi Sekolah (FLS) 2018 merupakan penyelenggaran ke-2 sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2017. FLS ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 28 hingga 31 Oktober 2018. Kegiatan FLS dibagi menjadi empat. Pertama pembukaan FLS yang dipusatkan di Plaza Insan Berprestasi Kemdikbud Senayan. Kedua pameran literasi yang berada di area Plaza Berprestasi, Gedung Ki Hadjar Dewantara Kemendikbud, Senayan, Jakarta.

Ketiga, Festival Literasi di dalam area Plaza Insan Berprestasi dan Perpustakaan Kemendikbud, berupa kegiatan diskusi interaktif, pelatihan literasi, peluncuran buku, dan pemutaran film. Keempat, Lomba Literasi yang dikoordinasi oleh masing-masing direktorat teknis di lingkungan Ditjen Dikdasmen. Lomba dilaksanakan di beberapa lokasi sekitar Jabodetabek. Direktorat Pembinaan SD menyelenggarakan lomba menulis cerpen, baca puisi, cipta pantun, cipta syair, dan mendongeng. (Ati)

BERITA REKOMENDASI