Lawan COVID-19, Kemendikbud Dorong Edukasi Perubahan Perilaku

JAKARTA, KRJOGJA.com –  Edukasi perubahan perilaku di dunia pendidikan pada masa adaptasi kebiasaan baru terus diupayakan agar penyebaran pandemi COVID-19 dapat diminimalisisasi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pun terus mendorong dan berpartisipasi aktif dalam edukasi perubahan perillaku komunitas pendidikan. Hal tersebut sejalan dengan upaya Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Bidang Perubahan Perilaku yang menekankan bahwa kampanye edukasi perubahan perilaku di masa kebiasaan baru perlu terus disampaikan dengan penekanan pada memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).

“Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M) sangat berguna. Kita menurunkan risiko sampai dengan 85% dengan tiga hal ini,” ujar Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Sonny Harry B. Harmadi pada Bincang Sore yang diselenggarakan oleh Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Kemendikbud, secara virtual di Jakarta Sabtu (12/9 2020)

Satgas COVID-19 menemukan bahwa mayoritas penderita di Jakarta berusia muda, yaitu 19-31 tahun, dengan salah satu klaster penyebaran adalah orang-orang muda yang berkumpul. Survei Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menemukan, banyak anak muda meyakini tidak mungkin tertular COVID-19. “Maka penting kita mengedukasi perubahan perilaku ke kalangan anak muda dan anak sekolah,” kata Sonny.

BERITA REKOMENDASI