Lazis Muhammadiyah Canangkan SOS di Seram

Editor: Ivan Aditya

MALUKU, KRJOGJA.com – Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) menggelar ekspedisi zakat  di Pulau Buano dan Pulau Kelang Kabupaten Seram Barat. Untuk bidang kesehatan akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan, promosi kesehatan dan pengobatan masyarakat masal. Sementara untuk pendidikan dicanangkan program Save Our School (SOS), yakni memberikan bantuan bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan.

Sekretaris Lazismu Pusat Mahli Zainuddin mengemukakan hal tersebut dalam siaran pers yang diteirma Redaksi KRJOGJA,com, Jumat (25/01/2019) malam. Kegiatan dimulai Kamis – Minggu (24-27/01/2019). Kegiatan  keenam dan ketujuh dilaksanakan setelah sebelumnya kegiatan 1-5 mencakup beberapa pulau yang ada di Maluku di antaranya Pulau Haruku, Pulau Seram, dan Pulau Saparua.

"Dalam program SOS,  kita mem-follow up pembangunan Sekolah Muhammadiyah yang ada di sini, yang kita sebut sebagai Laskar Pelangi dari Maluku," jelas Mahli.

Dipilihnya Pulau Buano dan Pulau Kelang karena kondisi masyarakat di dua pulau tersebut cukup memprihatinkan, baik dari segi ekonomi, maupun fasilitas umum. "Masih banyak masyarakat yang membutuhkan sentuhan pemberdayaan, khususnya karena yang bermata pencaharian sebagai petani di dua pulau tersebut sangat tinggi, namun tingkat produksi masih rendah, " jelas Mahli.

Sebagaimana diketahui, melalui Klinik Apung Said Tuhuleley, Lazismu Pusat turut melakukan pemberdayaan petani dan nelayan.  Klinik Apung tersebut diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Februari  2017 dan ini telah difungsikan untuk memberikan pelayanan kesehatan di kawasan 3T khususnya di daerah pedalaman Maluku yang masih minim akan akses kesehatan. Dalam  program ekspedisi zakat, klinik apung difungsikan untuk membawa barang bantuan dan juga mengangkut tim medis ke daerah pedalaman Maluku. (Fsy)

BERITA REKOMENDASI