LBH Minta Eksekusi Mati Dihentikan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat meminta agar Kejaksaan Agung mengurungkan niatnya untuk memggelar eksekusi mati jilid IV terhadap terpidana kasus narkotika.

Direktur LBH Masyarakat, Ricky Gunawan, menilai daripada menggelar eksekusi mati, Kejagung diminta memperbaiki kinerja lembaganya.

"Jika dibandingkan dengan lembaga hukum lainnya, Kejaksaan ini minim prestasi, makanya menggembor-gemborkan hukuman mati sebagai jalan tetap eksis, alih-alih itu akan lebih baik jika lembaga ini membenahi diri," kata Ricky.

Ricky pun mendesak agar Jaksa Agung menghentikan rencana terkait eksekusi mati ini. "Pernyataan-pernyataan yang Jaksa Agung sampaikan ke media tidak lebih sebagai upaya untuk mencari perhatian publik di panggung hukum nasional, jadi ya baiknya dihentikan. Jangan dilaksanakan," katanya.

Pada Juli 2017 lalu pihak Ombudsman Republik Indonesia (ORI) pun telah menyatakan eksekusi mati jilid III yang dilakukan Kejaksaan Agung pada Juli 2016 justru mengandung maladministrasi. Kejaksaan Agung pun saat itu diminta untuk membenahi diri terkait pelaksanaan eksekusi mati ini. (*)

BERITA REKOMENDASI