LGBT di TNI Berbentuk Grup WA

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Mahkamah Agung (MA) meluruskan informasi soal adanya LGBT di tubuh TNI. Juru bicara MA Andi Samsan Nganro mengatakan bahwa prajurit TNI yang terlibat LGBT bukan tergabung dalam organisasi melainkan melalui grup WhatsApp.

“Perlu diluruskan bahwa oknum prajurit TNI pelaku homoseksual tidak dalam bentuk terorganisasi, melainkan dalam kelompok grup WA dengan nama komunitas tertentu,” ucap Andi.

Informasi ini meluruskan pernyataan Ketua Kamar Militer MA Mayor Jenderal (Purn) Burhan Dahlan yang menyebut ada kelompok persatuan LGBT TNI/Polri yang dipimpin Sersan.

Hal ini disampaikan Burhan saat mengisi acara Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial di Empat Lembaga Peradilan Indonesia pada 12 Oktober lalu.

Andi mengatakan bahwa informasi yang disampaikan Burhan itu semata ingin menekankan pada jajaran peradilan militer agar cermat mengadili prajurit yang terlibat pelanggaran homoseksual.

Pihaknya juga mendorong komitmen tinggi dari pimpinan TNI dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran oleh prajurit. (*)

BERITA REKOMENDASI