Link and Supermatch, Upaya Kemendikbud Tingkatkan Lulusan Vokasi yang Kompeten

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Wikan Sakarinto menekankan bahwa kompetensi merupakan kunci utama bagi para lulusan pendidikan vokasi.

Lulusan kompeten adalah mereka yang memiliki bekal hard skills, soft skills, dan pendidikan karakter yang berguna pada saat mereka terjun langsung dalam dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Oleh karena itu, guna mewujudkan hal tersebut, pihaknya mengedepankan konsep “Link and Supermatch”.

Konsep ini mengacu kepada ‘pernikahan’ antara pendidikan vokasi dengan DUDI. Selain itu, “Link and Supermatch” juga menitikberatkan lulusan vokasi pada paket 8+1. “Di dalamnya mencakup 1) kurikulum, 2) soft skills, 3) visiting teacher expert from industry, 4) internship, 5) certificate of competence, 6) training, 7) applied research, 8) commitment absorbing graduates, dan 9) scholarship/job contract/donation dari industri,” terang Wikan dalam webinar yang bertajuk “Sukses Masa Depan melalui Sarjana Terapan”, Sabtu (30/1) yang digelar Tempo.co secara daring.

BERITA REKOMENDASI