Liput Persidangan, Wartawan Dipukul Kerabat Terdakwa

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Sejumlah fotografer mendapat serangan pemukulan dari keluarga terdakwa Marudut Pakpahan saat agenda vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (02/09/2016).

Marudut merupakan perantara suap petinggi PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko dan Dandung Pamularno kepada Kajati DKI, Sudung Situmorang dan Aspidsus Tomo Sitepu yang terjerat Operasi Tangkap Tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa waktu lalu.

Insiden pemukulan terjadi saat sejumlah fotografer yang bertugas di Pengadilan Tipikor mengabadikan Marudut yang duduk di kursi terdakwa setelah hakim membacakan amar putusan dan menutup sidang. Sayangnya tugas para fotografer dihalangi kerabat Marudut yang membuat barikade.

Aksi dorong pun terjadi dan salah seorang yang diduga kerabat Marudut memukul seorang fotografer media nasional dari belakang. Kericuhan pun semakin tak terelakkan.

Para fotografer langsung mengejar pelaku yang berlari ke luar ruang persidangan. Namun, para fotografer kembali dihalangi sejumlah orang yang sebelumnya membentuk barikade di ruang persidangan. Insiden ternyata belum usai karena dalam situasi ini masih ada seorang kerabat Marudut yang melempar tempat sampah almunium ke arah pewarta foto.

Tak terima mendapat perlakuan kasar, kericuhan kembali pecah. Dalam kericuhan di luar ruang persidangan, seorang kerabat Marudut kembali memukul salah seorang fotografer.

Kericuhan mereda setelah keamanan melerai kedua belah pihak. Kepolisian mencoba memediasi dua fotografer yang terkena pukul kerabat Marudut. Namun saat disambangi ke ruang tunggu terdakwa, dua kerabat Marudut yang diduga telah memukul fotografer sudah tidak ada. (*)

BERITA REKOMENDASI