Livi Zheng Menjadi Narasumber 110 Diplomat di Museum KAA

BANDUNG, KRJOGJA.com – Livi Zheng diundang dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementrian Luar Negeri di Museum Asia Afrika, Bandung selaku narasumber/ pembicara di hadapan lebih dari 110 pejabat-pejabat diplomatik dan konsuler yang akan dikirim ke luar negeri Kamis, (14/10/2017) lalu. T

opiknya adalah Film Sebagai Aset Diplomasi, bagaimana sebuah film bisa berperan penting dalam memperkenalkan budaya dan memperkaya wawasan suatu negara di dunia Internasional serta mempererat hubungan diplomatik antar negara.

Livi telah menggarap beberapa film, baik film layar lebar, maupun film-film pendek. Livi, Diaspora Indonesia berkarya di Hollywood yang tak pernah lupa tanah air karena dirinya selalu memasukan unsur budaya dan keindahan alam Indonesia di dalam film-filmnya. 

Mulai dari Brush with Danger, film yang masuk dalam seleksi nominasi piala Oscar yang didistribusikan secara Internasional dan sudah ditayangkan di bioskop-bioskop Amerika, Livi memasukan beberapa puluh koleksi lukisan dari Indonesia dan gamelan dalam komposisi musiknya. Sedangkan di film layar lebar terbarunya Insight, Livi memasukan seni bela diri pencak silat dalam koreografi actionnya.

Di samping menggarap layar lebar, Livi juga menggarap beberapa proyek film untuk Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI Los Angeles). Salah satu garapannya adalah LA’s Gateway to Indonesia yang diluncurkan di downtown Los Angeles bersamaan dengan konser gamelan dan tarian Bali. 

Acara tersebut di hadiri oleh jajaran pemerintahan kota Los Angeles,  para konsulat dan dipomat dari bebagai negara termasuk Don Hall,  Gubernur Oscar (Governor of the Motion Picture Academy of Motion Picture Arts & Sciences/ OSCARS, 6 terms, 18 years) juga menghadiri acara ini bersama keluarga. Di Indonesia film inipun diluncurkan di stasiun TV nasional.

Livi baru saja menyelesaikan syuting di Bali untuk film layar lebar yang akan datang berjudul Bali: Beats of Paradise. Executive Produser film tersebut adalah Duta Besar Indonesia di Korea Selatan, Umar Hadi, (sebelumnya menjabat Konsul Jenderal RepubIik Indonesia di Los Angeles) dan seorang wanita kelahiran Surabaya yang termasuk dalam 25 Most Powerful Women in Banking sebanyak lima kali dalam Majalah American Banker, Julia S Gouw. Walaupun background Julia di bidang perbankan tapi beliau tetap mendukung banyak kesenian Indonesia. (*)

BERITA REKOMENDASI