Lokasi Ibu Kota Baru di Tangan Presiden, Dimana?

JAKARTA, KRJOGJA.com – Beberapa pejabat pemerintahan telah memberi bocoran bahwa ibu kota bakal pindah ke Kalimantan Timur. Samboja, salah satu kecamatan di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, bahkan ramai diperbincangkan sebagai salah satu kandidat ibu kota negara, menggantikan Jakarta.

Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota Bakal Dimulai 2024, Ini Kata Bappenas

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro sebagai menteri yang mendapat tugas mencari lokasi enggan membocorkan lokasi persis ibu kota baru. Menurut dia, keputusan lokasi ibu kota baru merupakan kewenangan dari Presiden Joko Widodo.

"Pokoknya kita tunggu aja pengumuman dari Presiden (Joko Widodo)," kata Menteri Bambang kepada media, Kamis (22/8/2019).

Meski tak menjawab lokasi pasti pemindahan ibu kota, Bambang memastikan luas lahan untuk pemerintah pusat baru ini akan mencapai 6.000 hektare (Ha). Luas itu, sudah termasuk dengan ruang terbuka hijau beserta pembangunan gedung.

"Pasti ada ruang terbuka jadi 3.000 Ha untuk gedungnya," kata dia.

Bambang menjelaskan, yang paling penting dalam membangun ibu kota baru yakni harus efektif dan efisien. Salah satunya dengan memanfaatkan beberapa fasilitas yang sudah ada seperti pelabuhan, dan bandara di sekitar wilayah tersebut.

"Jadi tidak perlu bangun bandara baru dan pelabuhan baru hanya untuk kota tersebut, itu intinya," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil mengatakan salah satu kota yang hampir pasti jadi lokasi baru ibu kota adalah Kalimantan Timur.

""Kalimantan timur, tapi lokasi spesifiknya yang belum," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Begitu lokasi ibu kota di Kalimantan Timur ditetapkan, pemerintah akan segera mengunci lahan untuk menghindari spekulan tanah. Sementara itu, gedung-gedung yang pertama kali dibangun nantinya adalah kantor presiden, kantor menteri dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).(*) 

BERITA REKOMENDASI