LPSK Apresiasi Kerja Polri Usut Kasus Novel

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengapresiasi kerja keras pihak Polri yang telah menangkap dua orang terduga pelaku penyiraman air keras kepada Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Polisi menyebut kedua terduga pelaku merupakan anggota Polri aktif. Melalui rilis tertulis, LPSK berharap Polri dapat mengembangkan kasus secara transparan dan profesional, terlebih lantaran kedua terduga pelaku merupakan anggota aktif.

Di sisi lain, LPSK juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan kedua terduga pelaku beserta keluarga masing-masing. Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, jika benar ada sosok aktor intelektual di belakang kasus Novel ini, maka tingkat ancaman terhadap kedua terduga pelaku dan keluarga akan semakin besar, sehingga membutuhkan jaminan keselamatan.

"Kasus yang menimpa Novel Baswedan merupakan kejahatan terencana, terorganisir rapi dan pelakunya tidak tunggal," ujarnya.

Hasto menjelaskan sebenarnya LPSK bisa saja memberi perlindungan kepada pelaku sesuai kewenangan yang dimiliki, dengan catatan keduanya memilih untuk menjadi Saksi Pelaku. 

"Kami menunggu hasil pemeriksaan Polri, bila dalam pengembangan kasus ini mengarah pada kebutuhan pelaku untuk menjadi JC [Justice Collaborator], LPSK siap untuk memberikan perlindungan," katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI