Lukman Hakim Bantah Ada Keterlambatan Visa Haji

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membantah adanya keterlambatan visa dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Isu tersebut dinilainya muncul dari jemaah haji yang ingin pindah keberangkatan dari gelombang dua ke gelombang pertama.

"Sebagian jemaah gelombang kedua meminta maju untuk bisa berangkat di gelombang pertama. Kemudian oleh petugas ada yang berjanji mengatasinya dan merasa itu sudah bisa dipastikan. Sehingga, ketika tiba saatnya pemberangkatan gelombang pertama, karena visanya memang belum selesai, tentu tidak bisa diberangkatkan," katanya, Rabu (17/08/2016).

Alasan calon haji yang ingin pindah gelombang beragam. Sebagian ada yang ingin mengikuti pembimbingnya. Sebagian lagi ada yang ingin mengikuti kerabat atau sanak saudaranya.

Pada prinsipnya tidak bisa ada calon haji yang berpindah-pindah gelombang kecuali dengan alasan sakit. Perpindahan jemaah bisa mempengaruhi konfigurasi kloter karena ada kekosongan shif yang harus diganti oleh jamaah yang lain. Perpindahan ini, katanya, bisa mengubah atau merusak sistem yang ada.

Formasi kloter sudah dibentuk sejak awal dan pengurusan visa sudah dibentuk berdasarkan kloter. Pengurusan visa diprioritaskan bagi jamaah yang berangkat pada kloter gelombang pertama. Menurut dia, sejak 2-3 hari yang lalu, seluruh visa untuk jemaah haji gelombang pertama sudah selesai. (*)

BERITA REKOMENDASI