MA Berhentikan Sementara Hakim PN Medan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Mahkamah Agung (MA) mengambil langkah tegas terhadap hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Merry Purba dan panitera pengganti PN Medan, Helpandi, yang telah ditetapkan sebagai tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MA langsung memberhentikan sementara Merry dan Helpandi. Mereka berdua diduga menerima suap sebesar Sin$280 ribu dari Direktur PT Erni Putra Terari, Tamin Sukardi selaku terdakwa korupsi.

"Untuk hakim ad hoc MP (Merry Purba) kami berhentikan sementara dulu dan panitera pengganti H (Helpandi) kami lakukan pemberhentian sementara," kata Wakil Ketua MA Nonyudisial, Sunarto.

Sunarto mengatakan selama bebas tugas sementara, baik Merry Purba maupun Helpandi tak akan menerima tunjangan jabatan melainkan hanya gaji pokok. Ia mengatakan setelah Merry dan Helpandi terbukti bersalah dan perkaranya berkekuatan hukum tetap, baru MA akan memecatnya. "Sampai putusan yang berkekuatan hukum tetap, langsung diberhentinkan tetap," ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI