Maaher Terancam Enam Tahun Penjara

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiono menerangkan bahwa tersangka Soni Eranata alias ustaz Maaher At-Thuwailib terancam enam tahun penjara atas kasus yang menjerat dirinya.

Awi menjelaskan, pihak kepolisian telah menetapkan pendakwah itu dengan pasal yang termaktub dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). “Dengan  ancaman pidana penjara 6 tahun dan atau denda paling tinggi Rp1 miliar,” kata Awi.

Dia menuturkan bahwa Maaher disangka melakukan tindak pidana penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian, permusuhan, individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

Maaher diduga menghina Lutfhi bin Ali bin Yahya dengan mengunggah foto mengenakan sorban putih. Maaher kemudian memberikan keterangan ‘Iya tambah cantik pakai jilbab, kayak kyainya banser ini ya’.

Adapun, tersangka dijerat dengan 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. (*)

BERITA REKOMENDASI