Mabes Polri Bongkar Peredaran Pil PCC dengan Omzet Rp6 Miliar

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran obat paracetamol, caffeine, dan korisol-prodol (PCC) yang telah banyak memakan korban jiwa di Indonesia. Dari hasil itu diamankan pil PCC sebanyak 1.546.000 butir.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, awal mula kasus itu terungkap berasal dari penangkapan M. Sas di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur pada Selasa, 12 September 2017 dengan barang bukti sebesar 19.000 pil PCC.

"Dari keterangan M. Sas diperoleh informasi bahwa obat PCC didapat dari seseorang bernama WY. Lalu, tim bergerak mengejar WY dan ditangkap di Rawamangun," ujarnya di kantor Dirtipid Narkoba, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (22/9/2017).

Dia menambahkan, dari keterangan WY pihaknya mendapat informasi kalau pil 'gila' itu didapat dari seorang pasangan suami istri berinisial BP dan LKW. Selanjutnya, tim menciduk LKW di Jalan Nukula, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Kamis, 14 September 2017. (*)

BERITA REKOMENDASI