Mahfud Sebut Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD tak sepakat dengan usulan Ketua DPR RI Puan Maharani agar program deradikalisasi dievaluasi, sebagai respons atas bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pagi tadi. Menurutnya deradikalisasi hanya perlu diperluas.

"Enggak (perlu dievaluasi). Program deradikalisasi diperkuat saja. Karena dari sudut kuantitatif 2017 dan 2018 jauh lebih tinggi dari 2019. Artinya, tingkat antisipasi sudah oke, tapi sekarang terjadi perluasan subjek," kata Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menerangkan maksud perluasan subjek ialah terkait pola serangan terorisme yang dilakukan oleh para pelaku yang senantiasa berubah-ubah dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya.

"Kalau dulu teror orang laki-laki dewasa tapi sekarang ada ibu-ibu. Yang pak Wiranto melibatkan ibu, yang Sidoarjo ibu, Sibolga ibu. Lalu juga melibatkan anak, yang di Surabaya itu bunuh diri bersama anak, yang di Pandeglang itu juga melibatkan anaknya," ujar Mahfud. (*)

BERITA REKOMENDASI