Mahfud Sebut Jejak Pelaku Penembakan Pendeta Papua Sulit Ditemukan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyatakan sulit menemukan jejak pelaku penembakan pendeta Yeremia Zanambani yang meninggal di Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua.

Ia mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi dari kepolisian terkait pemeriksaan awal insiden penembakan itu. Hal ini disampaikan Mahfud saat ditanya terkait hasil pemeriksaan proyektil peluru, hingga sidik jari pelaku penembakan terhadap Pendeta Yeremia.

“Nah, itu semua soal proyektil dan sebagainya nanti masih akan didalami. Laporan Polri tentang penyidikan belum resmi masuk kepada kita karena itu urusan proses hukum yang harus berjalan. Seperti saya katakan tadi, ya informasinya sih sudah dengar ya bahwa masih sulit menemukan jejak pelaku-pelaku tertentu,” kata Mahfud.

Kesulitan ini, kata Mahfud, juga diperkuat dengan tak ada akses yang diterima oleh aparat kepolisian maupun pemerintah selama melakukan investigasi terkait tewasnya pendeta Yeremia. Mereka tak diizinkan masuk dan melihat atau bahkan memeriksa jenazah Yeremia.

“Kemudian sulit misalnya aparat untuk melihat jenazah Yeremia itu sampai kemarin belum bisa karena tidak boleh melihat dan langsung dikuburkan,” katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI