Makanan Jemaah Haji Makin Enak

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ada kabar bagus bagi para calon haji tahun 2018 ini. Antara lain jatah makan di Makkah akan ditambah. Selain itu citarasa masakannya juga akan lezat.

Informasi ini disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Dirjen PHU) Kemenag RI Prof Dr Nizar Ali MAg pada Seminar Nasional Revitalisasi Peran Pembimbing Haji Menuju Profesionalitas dan Kemandirian di Bank Muamalat Tower Jakarta, Kamis (01/03/2018).

Prof Nizar menjelaskan, tahun lalu jatah makan untuk jemaah haji selama di Makkah sebanyak 20 kali (10 hari). Sedang nanti akan ditingkatkan menjadi 40 kali (20 hari). Dengan begitu jemaah tidak perlu repot-repot memasak atau membeli.

Selain itu, lasnjutnya, soal citarasa juga dipehatikan sehingga sesuai dengan selera jemaah Indonesia. Untuk itu Kefmenag sudah meminta Asosiasi Bumbu Nasional untuk mengekspor bumbu ke Arab Saudi. Sehingga bisa digunakan memasak saat melayani jemaah haji. "Selama ini bumbu didatangkan dari Pakistan dan India, sehingga banyak jemaah yang tidak berselera," jelasnya.

Untuk juru masaknya juga diperhatikan. Nantinya jurumasak harus orang Indonesia dan bisa masak. Sebelum berangkat ke tanah suci juga harus ditraining dulu di bidang tataboga oleh orang yang ahlinya, sehingga benar-benar mempunyai kualifikasi kemampuan masak yang baik.

"Kalau tahun lalu juru masaknya sudah orang Indonesia, tapi tidak dipersyaratkan kemampuan memasak yang baik. Akibatnya, yang direkrut asal orang Indonesia, sehingga banyak yang tidak biaa memasak," tambahnya. (Fie)

BERITA REKOMENDASI