Martanti Siap Revitalisasi Resort Berkonsep Sky View di Gunungkidul

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Calon Wakil Bupati Gunungkidul, Martanti Soenar Dewi serius menggarap sektor wisata di kabupaten ini. Banyaknya obyek wisata di Gunungkidul menurutnya merupakan modal besar bagi kabupaten di tenggara Yogya ini untuk menggerakkan perekonomian masyarakat maupun meningkatkan pendapatan asli daerah.

Salah satu yang tak bisa dilepaskan dari pariwisata menurut calon wakil bupati yang berpasangan dengan Calon Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi ini yakni sektor hunian. Sebagai daerah yang banyak didatangi wisatawan, kebutuhan akan tempat hunian baik hotel maupun resort di Gunungkidul masih perlu ditingkatkan agar para pelancong betah untuk lama berada dan berwisata di daerah ini.

“Kebanyakan wisatawan ke Gunungkidul hanya datang lalu pulang kembali ke Yogya atau daerah asalnya. Andai mereka bisa bertahan sehari atau dua hari saja misalnya di Gunungkidul, berapa ratus juta uang akan berputar di kabupaten ini. Itulah sebabnya sektor hunian merupakan peluang menjanjikan yang harus digarap,” kata calon wakil bupati yang diusung Partai NasDem ini saat meninjau Batoer Hill, Senin (05/10/2020).

Langkah nyata yang dilakukan Martanti yakni akan merevitalisasi sebuah resort yang berada di Dusun Batur Desa Putat Kecamatan Patuk Gunungkidul. Resort yang berjarak sekitar 40 km dari pusat Kota Yogya ini bernama Batoer Hill dan dikelola warga setempat lewat BUMDes.

Sebelumnya, Batoer Hill merupakan resort milik seorang investor. Namun baru seumur jagung usaha ini berjalan, kepemilikan resort pecah kongsi dan kemudian berujung pada pembongkaran sejumlah fasilitas yang ada.

Resort ini sempat tak terusur beberapa lama hingga kemudian warga mengelolanya melalui BUMDes. Setelah dikelola warga tempat ini perlahan bangkit, namun karena kurangnya sarana dan prasarana pendukung yang memadai membuat Batoer Hill lamban berkembang.

Martanti mengatakan sangat disayangkan jika Batoer Hill ini tak dikelola dengan baik. Tempatnya yang strategis sebenarnya merupakan modal awal dan bisa menjadikan magnet bagi wisatawan untuk mendatanginya.
“Tempat ini harus dikembangkan baik dari sisi baik dari sisi fasilitas, bangunan maupun pengelolaannya. Jika nanti semuanya berjalan dengan baik, maka dampaknya juga akan dirasakan oleh masyarakat sekitar,” terang Martanti.

Dalam revitalisasi dengan konsep Sky View ini nantinya Martanti tak akan mengubah tata bangunan Batoer Hill yang telah memiliki 12 bungalow. Desain tradisional dengan bahan utama dari kayu akan tetap dipertahannya agar tamu saat berada di tempat ini akan benar-benar merasakan suasana etnik khas Jawa.

“Mempertahankan nuansa klasik dengan konsep Sky View sehingga suasana alam Gunungkidul akan dapat dirasakan oleh siapapun. Diharapkan bangkitnya Batoer Hill ini dapat menjadi potensi ekonomi wisata,” ujarnya.

Satu-satunya perempuan dalam Pilkada di Gunungkidul ini mengatakan dengan revitalisasi Batoer Hill diharapkan mampu mengangkat perekonomian Gunungkidul, khususnya Kecamatan Patuk sebagai pintu gerbang Kabupaten ‘Handayani’ ini. Selain wisatawan, kembalinya Batoer Hill juga ia harap dapat menarik para investor-investor untuk berinvestasi di Gunungkidul. (*)

BERITA REKOMENDASI