Masjid Baiturrahman Pengawu Kian Megah

PALU, KRJOGJA.com – Kondisi Masjid Baiturrahman di Kelurahan Pengadu Kecamatan Tatang Kota Palu, kini tidak seperti dulu lagi. Selain nyaman untuk beribadah dan berbagai kegiatan lain, kalau dilihat dari luar juga tampak indah. Sebab bagian depannya bernuansa seni dengan lengkungan-lengkungan yang menarik. 

Setelah diguncang gempa pada 28 September 2018, kondisi masjid ini memang memprihatinkan. Bangunan bagian induk atau utama rusak, sehingga tidak bisa digunakan. Sedang bangunan pengembangan belum sempurna.

"Setelah mendapat bantuan dari Dompet KR, bangunan bagian induk dibongkar total dan dibangun baru. Sedang bagian depan dibuat baru dengan pengecoran dan pembuatan ornamen-ornamen yang indah, " kata H Agussalim Sitompul, ketua takmir kepada KR yang mengecek pelaksanaan renovasi. 

Dari Dompet KR, masjid ini menerima bantuan Rp 459.814.000. Sedang dalam pelaksanaannya, menurut Agussalim, memancing swadaya sekitar Rp 75 juta, belum termasuk tenaga untuk kerjabakti. Karena itu, meski sifatnya renovasi tetapi seperti membangun baru. 

Sebelumnya, saat masa tanggap darurat Tim Dompet KR menyerahkan bantuan sembako. Setelah itu membantu oembuatan sumur suntik dengan biaya Rp 25 juta. "Alhamdulillah, sekarang air lancar. Saat pengajian dengan jemaah ratusan pun kami tidak kekurangan air," tambah Agussalim. 

Menurut Agussalim, di masjid ini sarat dengan banyak kegiatan. Baik sore maupun malam biasa digunakan untuk pengajian, mulai anak-anak sampai orangtua. Sedang kalau hari Minggu diadakan pengajian umum dengan jemaah ratusan orang, tidak hanya warga sekitar, tetapi banyak juga yang datang dari jauh. 

"Karena itu kami mengucapkan banyak terimakasih kepada para dermawan pembaca KR yang telah mempunyai andil besar dalam mendukung kemakmuran masjid ini," kata Agussalim.(Fie) 

BERITA REKOMENDASI