Maska Diminta Edukasi Masyarakat Naik KA

JAKARTA (KRjogja.com) – Masyarakat Pencinta Kereta Api (Maska) yang didirikan para Wartawan Perhubungan bersama Humas Perumka dan jajaran Humas Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 1993 memilih pengurus baru periode 2016-2021 melalui Munaslub di Jakarta, Rabu (23/11/2016).
 
Pada masa lalu Maska telah berperan aktif dalam  mendorong pemerintah mendirikan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian di bawah Kementerian Perhubungan pada 8 Agustus 2005. Karena itu, pemerintah bersama DPR dapat menerbitkan UU 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian untuk menggantikan UU 13/1993 tentang perkeretaapian yang tidak lagi relevan dengan perkembangan jaman.
      
Dirjen Perkeretaapian  Kemenhub Prasetio Budi Tjahyono mengharapkan, Maska mampu mengedukaai masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api sebagai sarana mobilitas guna mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan. "Layanan kereta api sekarang sudah jauh lebih baik, dan peran Maska harus dioptimalkan untuk mengedukasi masyarakat agar menggunakan kereta api,' katanya.
         
Menurut Prasetio, sebagai LSM Maska merupakan mitra pemerintah dalam memajukan perkeretaapian Indonesia. Keberadaan Maska menjadi penting untuk mengawal kebangkitan perkeretaapian yang saat ini menjadi perhatian pemerintah dalam penyediaan transportasi missal, tidak hanya di Jawa namun juga di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan bahkan Papua.
       
Ketua Maska periode 2016-2021 yang baru saja terpilih Hermanto Dwiatmoko mengatakan, perkembangan dunia perkeretaapian semakin maju dan berkembang. Pemerintahan Jokowi-JK sendiri saat ini sedang giat dan semangat membangun perkeretaapian di Indonesia. "Maska siap mendukung dan mengawal kebangkitan perkeretaapian," ujarnya. (Imd)

 

BERITA REKOMENDASI