Masuk Taruna Akmil, Enzo Jadi Inspirasi Santri di Banten

Editor: KRjogja/Gus

SERANG, KRJOGJA.com – Lolosnya Enzo Zenz Allié (18), blasteran Indonesia-Prancis menjadi taruna Akmil TNI jadi inspirasi santri di Ponpes Al Bayan, Anyer, Banten. Bagaiamana tidak, sudah ada tiga santri yang mengutarakan keinginannya mengikuti jejak kakak kelasnya itu.

"Setelah (Enzo) lolos seleksi menjadi taruna akmil, sudah ada tiga santri kita yang ingin menjadi seperti ananda Enzo menjadi prajurit TNI," kata Kepala Sekolah SMA Unggul Pesantren Al Bayan, Deden Ramdhani.

Bahkan, kata Deden, sudah ada orang tua yang menghubunginya untuk menanyakan bagaimana cara agar anaknya bisa lolos menjadi prajurit TNI. "Sudah ada yang tanya ke saya, bagaiaman cara anaknya itu bisa seperti Enzo," ujarnya.

Keinginan santri dan orangtua itu tak lepas dari peran Enzo yang menjadi inspirasi bagi adik tingkatnya di ponpes modern itu. "Alhamdulillah, Ananda Enzo menjadi ipsirasi. Apalagi saat kita memutarkan video Enzo berbincang dengan Panglima TNI menggunakan bahasa Prancis. Kita Semua merinding," kata dia.

Diungkapkan Deden, saat mengetahui Enzo lolos seleksi, adik tingkat dan guru langsung sujud syukur.

Berdasarkan data yang dihimpun Okezone, Enzo adalah anak dari almarhum Jeans Paul Francois Allie dan Siti Hajah Tilaria yang berasal dari Sumatera Utara.

Dirinya lahir di Prancis dan menghabiskan masa kecil di negara asal ayahnya tersebut. Dua tahun setelah ayahnya meninggal, tepatnya pada 2014, ia dan sang ibu kembali ke Indonesia.

Sejak kecil, Enzo memiliki keinginan menjadi seorang taruna. Dirinya mengetahui informasi seputar prajurit TNI dari ibunya. Sehabis melanjutkan pendidikan SMP dan SMA di Indonesia, dan bahkan sempat masuk pesantren di Serang, ia memantapkan tekad untuk mengikuti seleksi Akmil 2019.

 

 

BERITA REKOMENDASI