Masyarakat Bakal Terbebani dengan Penerapan Cukai Plastik?

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah diminta untuk mengkaji kembali penerapan cukai plastik. Pasalnya, kebijakan tersebut akan berdampak buruk bagi masyarakat dan yang mengancam perekonomian Indonesia.

Wakil Ketua Umum Adupi Justin Wiganda dalam keterangannya Minggu mengungkapkan akan ada dampak efek domino jika cukai plastik diberlakukan, untuk industri, sudah pasti turun nya permintaan dan akan berpengaruh business competition pada industri plastik yang lumayan padat karya.

Kemudian dampaknya juga akan berasa terhadap industri retail traditional, contoh tukang sayur, daging, ikan pastinya terkena dampak tersebut.

“Efek terparah dari penerapan cukai plastik terhadap masyarakat karena kantong plastik itu dijual nya business to business dan sangat jarang sekali masyarakat awam sengaja membeli kantong plastik (kecuali pas belanja di toko retail modern yang mana kantongnya berbayar). Ini jelas memberatkan Masyarakat,” kata Justin, Senin (21/10/2019).

Lebih lanjut Justin mengungkapkan kalau penerapan cukai kantong plastik akan mengerek harga bahan makanan dan akan menyebabkan tambahan pengeluaran bagi masyarakat. Hal ini berimbas pada kemampuan atau daya beli kelompok masyarakat miskin yang masih sangat banyak di Indonesia.

“Pengendalian sampah plastik, seharusnya tidak perlu dengan cukai. Pemilahan sampah plastik dari sumbernya bisa jadi pilihan yang tepat karena, sampah plastik memiliki nilai ekonomi tinggi jika dikelola dengan benar, karena jutaan orang menggantungkan hidupnya, dari daur ulang sampah plastik. Bisa dibayangkan jika ruang pekerjaan ini tidak ada lagi, maka jutaan orang itu akan kehilangan pekerjaannya,” papar Justin.(*)

BERITA REKOMENDASI