Mau Jalankan Transformasi Digital Pasca Covid-19? Ini Saran Arief Yahya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Arief Yahya selama ini dikenal sebagai sosok yang sangat digital kartena menjadi CEO Telkom Indonesia periode 2012-14. Sentuhan digital juga diberikan Arief Yahya saat memimpin Kementerian Pariwisata periode 2014-2019.

Kini, Arief Yahya membagikan ilmu tentang strategi untuk bangkit, menjalankan transformasi digital, dan menjadi kompetitif di era New Normal dan Past Covid-19. Dalam webinar yang didukung Tim MarkPlus Inc, Arief Yahya memperkenalkan konsep 3D, yaitu Digital Imperative, Decoding Economy, dan Unusual Way of Digital Transformation. Webinar yang dipimpin Hermawan Kartajaya Founder dan Chairman MarkPlus Inc. ini dihadiri oleh Johnny G. Plate, Menteri Kominfo, Siti Choiriana, Direktur Consumer Service Telkom Indonesia, dan berbagai perwakilan dari perusahaan serta asosiasi telekomunikasi Indonesia.

Menurutnya, konsep 3D ini berdasarkan situasi industri telekomunikasi saat ini, khususnya dalam upaya mewujudkan transformasi digital. Dijelaskannya, ada tiga hal yang menjadi catatan. Pertama, pelaku industri telekomunikasi sudah seharusnya memahami pentingnya digitalisasi.

Kedua, decoding economy berarti kemampuan perusahaan untuk melihat peluang bisnis yang ada meskipun di tengah krisis. Ketiga, pelaku industri telekomunikasi perlu melakukan transformasi digital secara merata dan kuat.

“Dalam menyambut era new normal, perusahaan wajib menyesuaikan peraturan pemerintah yang berlaku untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan dan karyawannya. Perusahaan juga perlu menyiapkan strategi digital, karena pelanggan sudah mulai terbiasa dengan digitalisasi,” jelasnya.

Arief mencontohkan framework untuk menghadapi COVID-19 dari MarkPlus, yaitu Surviving Preparing dan Actualizing (SPA). Mengacu hal itu, perusahaan dapat melakukan langkah-langkah seperti strategi surviving, yaitu merupakan reaksi perusahaan untuk bertahan ditengah krisis terutama jika perusahaan dalam keadaan yang kritis.

BERITA REKOMENDASI