Mbah Putih Ditahan di Mapolda Metro Jaya, Keluarga Pastikan Didampingi Kuasa Hukum

JAKARTA, KRJOGJA.com – Dwi Irianto atau yang akrab disama Mbah Putih, anggota Komite Disiplin (Komdis) non aktif yang kini berstatus tersangka atas dugaan pengaturan pertandingan Liga 2 dan 3 menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. Mbah Putih ditahan setelah ditangkap Satgas Anti Mafia Bola di sebuah hotel kawasan Jalan Laksda Adisutjipto Yogyakarta Jumat (28/12/2018) lalu. 

Putra kedua Mbah Putih, Berlandika Chandra Pramudipta ketika dihubungi KRjogja.com Kamis (3/1/2019) mengatakan ia sudah bertemu ayahnya di Mapolda Metro Jaya Rabu (2/1/2019) kemarin. Menurut dia, kondisi sang ayah yang telah ditetapkan tersangka terlihat dalam kondisi sehat baik-baik saja. 

“Kemarin sudah bertemu (Mbah Putih) Di Polda Metro, tapi memang tidak bisa lama karena waktunya terbatas. Tapi kondisinya alhamdulillah sehat,” ungkapnya. 

Kepada KRjogja.com, Berlandika juga mengatakan bahwa Mbah Putih telah mendapatkan pendampingan hukum dari kuasa hukum yang ditunjuk. “Kemarin saya juga sudah bertemu dengan kuasa hukum papa, dia mendampingi seluruh proses penyidikan,” sambung dia. 

Publik sendiri menantikan kelanjutan kasus pengaturan skor sepakbola yang terjadi di Indonesia beberapa waktu terakhir. Publik berharap Satgas Anti Mafia Bola membuka tabir kebusukan pengaturan pertandingan yang diduga melibatkan banyak pihak tersebut. 

Hingga saat ini polisi sudah menangkap empat orang yang dijadikan tersangka. Terbaru, Vigit Waluyo yang disebut-sebut kepanjangan tangan bandar judi bola di Kamboja dan memiliki jaringan pengaturan skor di Indonesia menyerahkan diri ke Kejaksaan Sidoarjo atas kasus lain. Namun polisi bisa menyangkakan kasus terkait mafia sepakbola tersebut pada dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI