Medali Pertama DIY Dipersembahkan Para Atletik

Editor: Ivan Aditya

JAYAPURA, KRJOGJA.com – Cabang olahraga para atletik sukses menjadi penyumbang medali pertama bagi kontingen DIY pada ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021. Tak hanya satu, para atletik mempersembahkan dua medali sekaligus, yakni perak dan perunggu dari nomor lompat jauh.

Berlomba di Stadion Utama Lukas Enembe, Sabtu (06/11/2021), medali pertama bagi kontingen DIY di ajang Peparnas tahun ini dipersembahkan paralympian Kuswantoro. Turun di nomor lompat jauh putra untuk klasifikasi T12 atau low vision, andalan DIY ini sukses menempati peringkat kedua dan berhak merebut medali perak.

Dalam lomba tersebut, Kuswantoro di babak final menorehkan catatan lompatan terbaik sejauh 5,21 meter. Catatan lompatannya tersebut hanya berselisih tipis dengan peraih medali emas yang berasal dari Jawa Barat, Adit Raya Ramadhan yang mencatat 5,3 meter. Sedangkan untuk medali perunggu direbut Iwan Susanto dari Sumatera Selatan yang mencatat 5,01 meter.

Keberhasilan Kuswantoro merebut medali perak ini membuat atlet-atlet lainnya untuk memberikan yang terbaik bagi DIY. Hal ini diperlihatkan oleh paralympian putri, Yesta Wasmi Anggraini di nomor lompat jauh putri klasifikasi T11 atau buta total yang tampil percaya diri dalam setiap kesempatan lompatan dan akhirnya sukses merebut medali perunggu.

Di lomba tersebut, Yesta mencatat lompatan terjauh yakni 2.83 meter. Sedangkan untuk medali emas direbut Siska Mutmainah dari kontingen Jawa Barat dengan catatan lompatan terjauh yakni, 3.48 meter, dan untuk medali perak direbut paralympian asal Sumatera Utara, Marta Tambunan dengan lompatan terbaik sejauh 3.40 meter.

Atas keberhasilan anak didiknya di hari kedua pelaksanaan Peparnas tahun ini, pelatih atletik DIY, Bambang Dewanjaya kepada KRJOGJA.com di usai perlombaan mengaku bersyukur atas hasil yang dicapai. Hasil dua medali, yakni satu perak dan satu perunggu ini diharapkan bisa menjadi modal kuat bagi kontingen DIY untuk membuka perolehan medali berikutnya, termasuk merebut medali emas pertama.

Menurutnya, apa yang ditampilkan Kuswantoro dan Yesta pada lomba kemarin memang sudah sesuai target dan puncak performa keduanya. Namun demikian, keduanya masih memiliki peluang untuk menambah pundi-pundi medali bagi DIY melalui nomor-nomor lainnya, termasuk di nomor lari yang memang menjadi spesialisasi keduanya.

“Sesuai yang kami latihkan kepadanya, ini peaknya dia memang di sini. Tapi mereka masih memiliki peluang di nomor lainnya. Karena tadi di babak penyisihan untuk lari 400 meter putra, Kuswantoro dan Nurfendi berhak lolos ke babak final. Peluang lainnya juga datang dari 400 meter kursi roda,” terangnya.

Sementara itu ketua National Paralympic Committee (NPC) DIY, Hariyanto menyampaikan selamat kepada kedua atlet DIY yang berhasil mempersembahkan medali bagi DIY dan berharap kedepan capain ini membakar semangat atlet lainnya untuk bisa menambah perolehan medali lebih banyak. “Selamat bagi tim atletik yang sudah membuka keran medali DIY dengan raihan medali perak dan perunggu, semoga besok dilengkapi dengan emas,” tandasnya. (Hit)

BERITA REKOMENDASI