Melalui Blended Learning, Kemendikbud Adakan Pelatihan Kepemimpinan

“Keberagaman peserta dalam acara ini adalah suatu hal yang positif dan harus dikembangkan menjadi sinergi untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia,” terang Ainun.

Lebih lanjut Sesjen Kemendikbud menerangkan bahwa perbaikan internal SDM dilakukan melalui pengelolan dan pemanfaatan sumber daya secara efektif dan efisien. “Pemanfaatan Teknologi Informasi saat ini dapat digunakan untuk mempercepat akselerasi birokrasi dan layanan kepada masyarakat,” lanjut Ainun.

Untuk mewujudkannya, kata Ainun diperlukan pemimpin strategis yang mampu menterjemahkan nilai-nilai organisasi agar tetap menjunjung sinergi dan akuntabilitas jabatan. “PKN sangat penting untuk diikuti dengan saksama,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI), Adi Suryanto mengatakan kita harus memastikan alumni PKN II dapat merubah organisasi ke arah yang lebih baik. “Harapan kami mereka adalah _champion_ yang bisa merumuskan masalah dengan cepat dan mencari alternatif solusi yang dimungkinkan,” tutur Adi Suryanto.

Ia menjabarkan bahwa dalam PKN, peserta akan membuat proyek perubahan dimana ada tim yang akan membantu supaya proyek perubahan dapat terealisasi. “Perubahan tersebut tidak melulu terkait dengan infrastruktur teknologi informasi,” kata Ari.

BERITA REKOMENDASI