Menaker Rapim Bahas Tugas Dari Presiden

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Memasuki hari kedua Menaker Ida Fauziah langsung tancap gas dengan mengumpulkan semua jajaran eselon satu dan dua dalam rapat pimpinan membahas tugas penting dari presiden di Kemenaker untuk lima tahun mendatang adalah penyelarasan peraturan perundangan di bidang ketenagakerjaan.

Tujuannya, agar pelayanan kepada rakyat dan penciptaan tenaga kerja bisa berjalan dengan baik. "Kementerian ini sangat strategis, karena membuka lapangan kerja. Kalau bahasanya Pak Wapres Kiai Ma'ruf, keberadaan pemerintah itu harus untuk memberikan kemaslahatan rakyat. Karenanya kita harus sungguh-sungguh," tegas Ida dalam rapim, di Kemnaker Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Dalam kesempatan ini, mantan Ketua Fraksi PKB DPR ini mengemukakan tentang banyaknya peraturan perundangan yang tumpang tindih. Untuk itu, Presiden minta semua menginventarisir apa saja yang menghambat pelayan publik dan investasi yang goalnya menciptakan lapangan kerja.

Selain itu Ida mengingatkan pernyataan Presiden Jokowi soal tidak adanya visi-misi menteri. Sebab, semua agenda nasional, harus sesuai agenda presiden dan wapres. "Saya tegaskan, dalam kerja-kerja ke depan, tidak ada visi dan misi menteri. Yang ada visi misi presiden dan wapres," tuturnya.

Sesuai arahan presiden, menurut Ida, tugas kita sebagai pembantunya, harus memastikan amanah dan agenda presiden yaitu menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya harus berjalan dengan baik. (Ful)

 

 

BERITA REKOMENDASI