Mendagri Dorong APBD Dukung Pembelajaran Tatap Muka

JAKARTA, KRjogja.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan pihaknya mendukung kebijakan pembelajaran tatap muka terbatas yang tengah dilakukan. Dia pun meminta pemerintah daerah (pemda) untuk menggunakan alokasi pada APBD-nya guna mendukung kebijakan ini.

“Gunakan APBD yang khususnya di bidang pendidikan. BTT atau belanja tidak terduga. Anggaran yang berhubungan dengan penanganan covid dan dampak sosial ekonominya dapat digunakan dalam rangka untuk mendukung pembelajaran tatap muka yang dilakukan secara bertahap dan hati-hati,” katanya Selasa (30/3/2021).

Dia berharap bahwa semua tahapan-tahapan dalam pembelajaran tatap muka dapat berjalan dengan baik. Tito meminta agar semua daerah memahami hal ini dengan baik mulai dari membuat kebijakan, melakukan pengawasan, hingga mengevaluasi dengan tepat.

“Dengan harapan pembelajaran tatap muka dapat dilakukan secara menyeluruh pada waktunya nanti. Dan ini akan membuat sistem pendidikan, proses pembelajaran akan menjadi lebih baik, lebih maksimal dibanding dengan terbatas pada sistem daring,” ujarnya.

Menurut dia, adanya pembelajaran tatap muka terbatas akan menjadi solusi bagi beberapa daerah yang memiliki akses internet terbatas.

“Saya juga memahami sulit melaksanakan sistem daring karena jaringan internet mungkin tidak ada ataupun kecepatannya sangat rendah dan kapasitasnya rendah. Ini menjadi solusi. Tatap muka untuk menghadapi persoalan-persoalan itu,” pungkasnya.

BERITA REKOMENDASI