Mendikbud Minta Tertibkan Bahasa Indonesia di Ruang Publik

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pendidikan  dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta masyarakat menertibkan Bahasa Indonesia di ruang publik. Salah satu cara agar masyarakat tertib menggunakan bahasa ialah dengan adanya pihak pengawas.

"Saya kira tugas kita sekarang bagaimana menjaga dan kemudian menegakkan keberadaan bahasa ini termasuk ketika berada di ruang publik," kata Mendikbud pada pembukaan Seminar dan Lokakarya bertema Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik: Perkuat Pengawasan di gedung Sasono Adiguno, TMII, Jakarta Timur, Selasa (6/8/2019).

Mendikbud menilai harus ada 'law enforcement', harus ada penegakan hukum perundang-undangan tapi sampai sekarang memang dalam aspek sanksi kalau terjadi pelanggaran itu tidak, belum berjalan dengan seperti yang diharapkan. Karena itu, bisa dirumuskan soal pihak yang diberi wewenang untuk memberikan sanksi bagi pelanggar bahasa Indonesia di ruang publik.

"Kalau dalam lokakarya ini bisa memberikan semacam tekanan kepada pihak-pihak tertentu yang memiliki wewenang untuk itu agar segera ditegaskan tentang sanksi bagi mereka yang melakukan pelanggaran untuk tidak mentaati aturan bagaimana menggunakan Bahasa Indonesia di ruang publik, mungkin kita akan bisa menegakkan itu," ujar Muhadjir.

Itu juga mestinya juga ada aparatus yang melakukan fungsi itu melakukan peran itu. Siapa yang harus melakukan peran itu, ini juga biar ada aturannya kalau tidak ada orang yang mendapatkan mandat untuk melakukan penegakan terhadap aturan itu juga percuma," tambahnya. (Ati)

BERITA REKOMENDASI