Mendikbud Yakini Soal UN Tidak Bocor

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, yakin pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2019 tidak bocor.

"Saya yakin 99 persen tingkat kepercayaan akan tercapai. Tidak ada lagi kecurangan, soal bocor, soal diambil alih oleh peserta lain, itu yang harus dihindari. Mudah-mudahan ga ada masalah tahun ini," demikian Mendikbud Muhadjir Effendy ketika dihubungi  via telp di Jakarta,Rabu (27/3 2019)

Menurut mendikbud untuk hal yang kurang akan disempurnakan dan ditingkatkan. Karena itu,berharap UN tidak lagi menimbulkan keresahan nasional. "Anak -anak bisa mengerjakan dengan enjoy dan tidak berada di bawah tekanan" ujarnya .

Soal wacana penghapusan unas oleh cawapres Sandiaga Uno dalam debat, dikatakan evaluasi pendidikan nasional harus dilakukan. "Mungkin namanya saja yang beda. Isinya ya sama," jawabnya.

DIa menyebutkan di tahun 1965 sebutannya ujian penghabisan. Kemudian jadi ujian negara, ebtanas, UAN dan sekarang UN. Sedangkan untuk siswa di lokasi  bencana dapat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK ."Kita sesuaikan dengan persiapan masing-masing daerah. Tapi semuanya sudah bisa melaksanakan UNBK," kata Muhadjir .

Kemendikbud telah melakukan dropping komputer dalam skala besar ke beberapa lokasi terdampak bencana untuk menjamin pelaksaan UNBK tidak terganggu. "Sudah kita antisipasi jangan sampai terganggu karena sekarang ini ada kecenderungan siswa tidak mau kalau tidak pakai komputer," demikian Mendikbud. (Ati)

BERITA REKOMENDASI