Menhan Larang TNI Minta Jabatan Publik

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memperingatkan prajurit TNI agar jangan berangan-angan menjadi pejabat sipil maupun presiden. Dia juga melarang militer sampai meminta-minta didukung buat menempati jabatan sipil.

"Menjadi gubernur, bupati itu di tengah jalan diminta orang. Jangan minta minta, tidak benar itu. Jadi bupati atau presiden kalau diminta oke, jangan minta-minta, tapi kalau dikasih Alhamdulillah," ujar Ryamizard.

Ryamizard menyatakan jika anggota TNI tergoda dengan jabatan sipil, maka bakal membuat mereka tidak profesional dan mengancam integritas.

Ryamizard mengingatkan supaya prajurit TNI selalu menjalankan tugas secara profesional. Prajurit TNI, kata dia, harus berpegang teguh pada cita-citanya sejak awal yakni menjadi prajurit yang andal dan siap membela negara. (*)

BERITA REKOMENDASI