Menhub Minta Proyek Jalur Dwiganda Dipercepat

JAKARTA (KRjogja.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta pengerjaan proyek Double Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang atau jalur kereta api (KA) dwiganda dipercepat. Dengan demikian, perjalanan KA baik commuter maupun jarak jauh dapat dioptimalkan.

Menurut Menhub, dalam satu bulan terakhir ini ada beberapa keterlambatan perjalanan KA, terutama commuter line. Salah satu opsi yang harus ditempuh adalah dengan menyelesaikan proyek DDT, sehingga kapasitas dan trafik KA commuter line dapat ditambah.

"Saat ini ada sekitar 850 ribu penumpang dalam satu hari menggunakan KA commuter. Bisa dibayangkan kalau ada KA yang terlambat beberapa menit, banyak sekali (penumpang) yang terlambat," jelas Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek DDT di kawasan Manggarai Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2016).

Guna memperlancar proses pembangunan DDT tersebut, Menhub meminta PT. KAI melakukan percepatan-percepatan pengerjaan proyek proyeknya. "Pekerjaan ini bisa dilakukan lebih simultan dengan tiga shift. " Kami juga minta PT KAI untuk bekerja lebih kooperatif supaya kontraktor bekerja lebih nyaman dan punya ruang," ujarnya.

Selain itu, Menhub juga meminta bantuan kepada Pemprov DKI untuk membantu penertiban dan pembebasan lahan serta membereskan genangan air yang dapat menganggu perjalanan KA. "Saya minta tolong kepada pak Gubernur DKI untuk membantu menyelesaikan penertiban dan juga menyelelesaikan banyak genangan (air)," tuturnya.

Dijelaskan Menhub, proyek pembangunan DDT Manggarai- Cikarang terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama yaitu Manggarai – Jatinegara progress pembangunannya mencapai 30 persen. Bagian kedua, Jatinegara – Bekasi (10 persen) dan bagian ketiga Bekasi – Cikarang (70 persen). Meskipun banyak ditemukan kendala, Menhub optimis pembangunan akan selesai seluruhnya pada tahun 2019. "Komplikasinya ada di Manggarai. Kita masih punya waktu, tapi saya ingin memastikan ini tidak terlambat lagi. Kita harapkan awal 2019 selesai," tegasnya.

Pembangunan DDT Manggarai – Cikarang sepanjang 38 KM ini dilakukan untuk memisahkan antara jalur utama KA jarak jauh, dan jalur KA Commuter. Khusus untuk jalur KA antara Stasiun Jatinegara dan Stasiun Manggarai juga akan dibuat elevated, jalur atas untuk KA jarak jauh dan jalur di bawahnya untuk KA Commuter, sehingga KRL Commuter dari Bekasi – Jakarta dan sebaliknya tidak terganggu. (Imd)

BERITA REKOMENDASI