Menkes Minta Masyarakat Tak Mudik Saat Lebaran

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Libur panjang pada Hari Raya Idul Fitri yang akan jatuh pada bulan Mei 2021 mendatang, masyarakat diimbau tidak berpergian. Karena mobilitas tinggi dapat kembali meningkatkan jumlah kasus positif Covid-19. Demikian Menkes, Budi Gunadi Sadikin pada acara konferensi pers virtual ‘Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro’, Sabtu (20/02/2021).

“Jangan sampai yang sudah kita lakukan bagus sekarang kemudian harus kita ulangi lagi. Ada kenaikan kasus konfirmasi 30-40 persen lagi, ada tekanan rumah sakit lagi, ada banyak tenaga kesehatan kita yang harus terkena dan terisiko lagi, dengan cara kita membatasi pergerakan pada saat liburan nanti,” kata Menkes

Ia mengungkapkan, setiap libur panjang rata-rata kasus terkonfirmasi Covid-19 naik menjadi 30% hingga 40%. Dengan mengurangi mobilitas kasus tersebut dapat ditekan dan menyelamatkan nyawa banyak orang.

“Kita melihat Lebaran tahun lalu seperti itu. Liburan Natal dan Tahun Baru juga tampaknya tinggi sekali. Alhamdulilah sesudah kita melihat gejala seperti itu, kemarin kita mengimbau agar masa liburan ini kalau bisa mobilitasnya terbatas di rumah saja,” kata Menkes.

Dampak pengurangan mobilitas ini akan terlihat pada jumlah kasus. Ini terbukti pada liburan Imlek pekan lalu. Dengan mobilitas yang terpantau terkendali, kasus terkonfirmasi yang akan diperoleh pada dua minggu ke depan tentu tidak sebanyak kasus liburan Natal maupun Tahun Baru lalu. (Ati)

BERITA REKOMENDASI