Menkes Tergetkan Vaksinasi Selesai Dalam 15 Bulan

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRjogja.com – Vaksinasi Covid-19 di Indonesia harus selesai dalam waktu 15 bulan. Sementara ini lambatnya proses vaksinasi karena masih minimnya produksi vaksin. Hal itu ditegaskan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam webinar ‘Aku Siap Divaksin’ yang digelar Kagama, Minggu (14/3), di Jakarta.

Menkes menyatakan, Indonesia harus memvaksinasi 181,5 juta orang dari 270 juta jumlah penduduk Indonesia, untuk memenuhi ‘herd immunity’ atau kekebalan kelompok.

Adapun satu orang harus mendapatkan dua dosis vaksin ditambah cadangan 15 persen stok vaksin. Dengan demikian setidaknya dibutuhkan 420 juta dosis vaksin Covid-19.

Sesuai permintaan Presiden, kata Menkes, vaksinasi tersebut harus selesai dalam waktu 15 bulan. “Kenapa capaiannya belum seusai keinginan? Masalahnya bukan karena kemampuan vaksinasi, tapi di produksi vaksinnya,” ujar Menkes.

“Masalah kita di keberadaan vaksin. Jadi vaksin sangat terbatas, kita beruntung dapat. Rencana kami 426 juta dosis dan jadwal Januari-Juni hanya bisa dapat sekitar 80 jutaan dosis. Hanya 40 juta rakyat yang bisa kita vaksin dari 181,5 juta, karena vaksinnya cuma ada segitu,” tambah Menkes. Saat ini Pemerintah terus berusaha untuk mempercepat proses vaksinasi sesuai arahan Presiden.

BERITA REKOMENDASI