Menko PMK: Vaksinasi Covid-19 Salah Satu Upaya Pemerintah Menangani Pandemi

Editor: KRjogja/Gus

Menteri Bintang menambahkan ke depannya Kemen PPPA akan terus berupaya dan berkomunikasi dengan berbagai Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk mendorong penyediaan vaksin bagi para pendamping korban di daerah-daerah lainnya.

“Besar pula harapan saya bahwa kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pemangku kepentingan untuk dapat bersama-sama menyatukan kekuatan bagi perempuan dan anak Indonesia. Bentuk komitmen dan sinergi yang kita lakukan hari ini semoga dapat dilakukan juga oleh Pemerintah Daerah bersama pemangku kepentingannya dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak Indonesia, khususnya di masa pandemi Covid-19 kepada para pendamping perempuan dan anak penyintas kekerasan,” imbuh Menteri Bintang.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi Covid-19 bukan lagi menjadi program pemerintah, melainkan sebuah gerakan bersama yang melibatkan seluruh pihak termasuk Kementerian/Lembaga, pihak swasta, pemerintah pusat dan daerah.

“Kami juga akan terus melakukan serangkaian penguatan terhadap pola 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Perlu diingat bahwa setelah divaksin, antibodi tidak serta merta langsung terbentuk. Maka dalam kurun waktu tersebut kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan menerapkan 3M. Kita harus optimis bahwa penerapan protokol kesehatan 3M, pelaksanaan 3T yang cermat oleh pemerintah, dan diperkuat dengan vaksinasi dapat menjawab tantangan pandemi saat ini,” ujar Wamenkes Dante.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 pada hari ini terselenggara berkat kerjasama Kemen PPPA dengan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI), Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas RI), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Dinas Kesehatan), PT Pertamina (Persero), dan Organisasi Masyarakat yang terlibat. Hadir pula dalam acara tersebut Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, dan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Muhammad Syarif Bando, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi, Ketua Komnas Anak, Aris Merdeka Sirait, dan para stakeholder lainnya.(ati)

 

BERITA REKOMENDASI