Menlu RI Diminta Kirim Nota Protes Terkait Karikatur ‘Kereta Cepat Pengemis’

JAKARTA, KRJOGJA.com – Polemik karya komikus Jepang, Onan Hiroshi, kemungkinan besar melebar pada hubungan bilateral Indonesia-Jepang. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, pun telah diminta untuk menyampaikan nota protes atas materi kartun yang menggambarkan Presiden Joko Widodo sebagai pengemis kereta.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI, Khatibul Umam Wiranu. “Upaya ini semata-mata untuk memberi pesan, kebabasan berekspresi itu ada aturan mainnya. Ada aspek kedaulatan negara lain yang juga harus diperhatikan,” ucap Khatibul.

Untuk diketahui, Komik Onan Hiroshi ini diunggahnya di di akun twitternya, @hiroshionan dalam dua bagian. Unggahan pertama pada 20 Februari 2018 kemarin, yang kedua pada 23 Februari 2018.

Caption postingan itu ditulis dalam bahasa Jepang yang artinya, “Kereta Cepat Pengemis.”

Komik itu menggambarkan bagaimana hubungan Jokowi dan pemerintah Cina serta Jepang dalam pembangunan proyek yang groundbreaking dilakukan Januari 2016 itu.

Dari gambar yang di postingnya Jokowi digambarkan dengan tubuh membungkuk setengah bersimpuh. Tangan Jokowi memegang PM Abe untuk memohon agar Jepang mau mengambil alih proyek kereta cepat dari China.

PM Abe digambarkan diam seribu bahasa, tak mau meladeni permohonan Jokowi. Sementara di samping PM Abe, terdapat tiga warga Jepang yang marah melempari Jokowi memakai batu.

Ketiga orang itu juga digambarkan mengejek Jokowi sebagai pengemis. Postingan Onan Hiroshi tersebut pun mendapat berbagai komentar. Banyak yang mengecam, tetapi tidak sedikit yang mendukung karya Hiroshi. (*)

BERITA REKOMENDASI