Menpar Ingin Geopark Ujungkulon Diakui Unesco

TANJUNG LESUNG, KRJOGJA.com -Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong Ujung Kolon segera ditetapkan menjadi taman bumi (Geopark) nasional yang terdaftar di UNESCO Global Geopark (UGG) saat ajang Festival Tanjung Lesung 2019.

Demikian disampaikan Menpar Arief Yahya saat pembukaan Festival Tanjung Lesung di Beach Club, Tanjung Lesung Resort, Banten ,kemarin .
Pemerintah  siap membantu proses penetapan Geopark Nasional Ujung Kulon agar tahun depan segera terdaftar di UNESCO Global Geopark (UGG).

“Pengajuan Ujung Kulon menjadi Geopark Nasional ditargetkan tahun ini. Jika tidak lama prosesnya, tahun depan bisa diusulkan menjadi UGG. Kalau sudah mendapatkan UGG, brandingnya nanti sudah seperti Borobudur, Ciletuh hingga Rinjani, sehingga sangat mudah dipromosikan. Kemenpar akan membantu penyusunan dossier atau persyaratannya ke UNESCO,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar hadir dalam Festival Tanjung Lesung sebagai salah satu upaya pemerintah pusat dalam program dan proses pemulihan (recovery) Provinsi Banten pasca tsunami Selat Sunda beberapa waktu lalu. Selama 2019, Menpar sudah melakukan enam kali kunjungan ke Banten dan terakhir untuk membuka festival yang menjadi salah satu Top 100 Calender of Event Nasional 2019.

Festival Tanjung Lesung tahun ini diselenggarakan pada 27-29 September 2019. Festival yang sudah tiga kali masuk dalam Top 100 CoE Nasional ini didorong Menpar Arief Yahya untuk terus ditingkatkan dari sisi Creative Value, Commercial Value, dan CEO Commitment (3C).

Untuk Creative Value, Menpar mendorong agar para penampil didampingi kurator nasional sehingga mampu menyuguhkan penampilan yang lebih bagus. Seperti koreografinya untuk memanfaatkan panggung yang besar dan enak dilihat kamera. Lalu desainer untuk pakaian dan aransemen musiknya juga diperhatikan.(ati)
 

BERITA TERKAIT