Menperin Dorong Percepatan Proyek Smelter Freeport

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) PT Freeport Indonesia (Freeport) beroperasi lebih cepat dari target. Sebelumnya, proyek ini ditargetkan rampung pada 2022 mendatang.

"Kami ingin supaya proyek smelter Freeport itu bisa lebih cepat walaupun sebenarnya line pertama dari Freeport pada 2022 itu bisa akan produksi," ujar Agus usai menjalani rapat dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Sebenarnya, lanjut ia, progres pembangunan smelter perusahaan sudah sesuai jadwal. Namun demikian, pemerintah tengah mencari cara agar pengoperasian smelter yang telah menghabiskan dana US$151 juta itu segera terwujud.

Karenanya, menurut Agus, perlu aturan yang mendukung di kementerian terkait seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang memiliki cara sendiri untuk mengeluarkan perizinan untuk industri. "Itu yang harus kami sinkronkan agar izin itu bisa dikeluarkan Kementerian LHK lebih cepat," ujarnya.

Ia juga mendukung hilirisasi proyek Freeport agar seluruh produksinya dapat memiliki nilai tambah dan memberi lebih banyak manfaat terutama dari industri hilir yang dihasilkan.

"Banyak produk hilirisasi yang bisa kami kejar agar di Indonesia bisa ada pabrik-pabrik yang nanti akan menggunakan hasil (pemurnian) dari Freeport. Nilai tambahnya kami dorong," tuturnya. (*)

BERITA REKOMENDASI