Menteri Susi Ajak Santri Budidaya Lele

JOMBANG (KRjogja.com) – Kementerian Kelautan dan Perikanan menggandeng pondok pesantren untuk budidaya ikan, khususnya lele, sebagai bagian program peningkatan produksi ikan nasional. Sebagai modal awal, Kementerian akan memberikan bantuan benih ikan kepada pesantren. 

"Dengan budidaya sendiri di pesantren, minimal setiap hari santri bisa menyantap ikan,” terang Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Ponpes Tebuireng, Jombang, kemarin. 

Susi mengatakan, selain untuk meningkatkan produksi ikan nasional, program budidaya ikan lele di pesantren dengan menggunakan sistem bioflok ini juga untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat yang saat ini masih rendah. Ia menyebut, program ini sengaja menyasar kalangan pesantren yang dinilai memiliki potensi yang besar. 

Bioflok merupakan sistem pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budidaya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil (floc) sebagai makanan alami ikan. Mikroorganisme dipacu tumbuh dengan memberikan kultur bakteri nonpathogen (probiotik), dan pemasangan aerator yang akan menyuplai oksigen sekaligus mengaduk air kolam. Bioflok telah dikembangkan di Jepang Brasil, Australia dan sebagainya dan mulai diadopsi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. 

Menurut Susi, budidaya lele dengan sistem bioflok sangat mudah dan bernilai ekonomis lebih. Bila program ini berjalan masif di lingkungan pesantren, dia yakin produksi ikan nasional akan meningkat tajam berbanding lurus dengan naiknya tingkat konsumsi ikan. (*)

BERITA REKOMENDASI