Menyisakan Masalah, Menteri PANRB Data Lagi Tenaga Honorer

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, berencana mendata kembali jumlah tenaga honorer yang belum diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia. Pendataan ini seiring dengan semakin maraknya keluhan tenaga honorer yang tidak kunjung diangkat menjadi PNS.

"Yang jelas dalam aturan PP-nya kan sudah ada kemarin. Jadi jumlah yang diangkat pegawai honorer sampai saat ini mengkuti aturan 2014 sudah 1 juta lebih. Harusnya sudah selesai masalahnya. Nah sekarang, ternyata belum. Makanya sekarang kita data lagi," ujar Asman dalam keterangannya, Senin (26/3/2018).

Asman mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengkaji kriteria pegawai yang dikategorikan sebagai tenaga honorer.

"Apakah dia benar-benar pegawai honorer atau bukan. Karena ada yang mengaku-ngaku honorer. Ada yang benar-benar honorer. Sekarang lagi kita data," jelas Asman.

Selain mengkaji kriteria honorer, pihaknya juga akan menggali informasi dari instansi terkait mengenai penetapan honorer. Termasuk pejabat yang menetapkan pegawai tersebut merupakan tenaga honorer.

"Lagi kita data, siapa yang mengangkat dulu. Kemudian pejabat pegawainya dulu yang mengangkat siapa. Kalau berapa tahun masuk, enggak dalam kategori pengawai honor. Kan, ada juga yang mengaku honorer. Maka dari itu, kita data dengan baik supaya tidak salah," jelasnya.  

Asman belum dapat memastikan pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS dapat dilakukan tahun ini.

"Kita enggak bisa memastikan (kapan tenaga honorer diangkat) karena datanya belum ada. Jangan pakai perasaan dulu. Belum ada langkah ke situ, kita fokus dulu kriterianya. Itu kita susun. Nanti ada PP mengatur itu," tandasnya. (*)

PNS

BERITA REKOMENDASI