Minyak Goreng Raib di Pasaran, Ternyata Ini Penyebabnya

Editor: Ary B Prass

 

JAKARTA, KRJOGJA.com – Emak-emak belakangan ini mumet, pasalnya di mana-mana minyak goreng seperti raib di telan bumi. Baik di pasar tradisional, toko kelontong, mini market, super market kosong melompong. di toko online, samimawon. Minyak goreng seperti barang langka setelah diumumkan harganya jadi Rp 14.000 per liter. Kenapa minyak goreng sering kosong? Menurut beberapa sumber ternyata ini penyebabnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey buka-bukaan soal biang keroknya. Masalah utama kelangkaan minyak goreng adalah pasokan barang yang makin sedikit diterima oleh toko-toko ritel.

“Ritel ini kami kan nggak produksi minyak goreng, kami salurkan saja, yang produksi itu produsen, yang pasarin distributor. Mungkin produsen ada masalah sama bahan baku, itu yang menyebabkan pasokan ke distributor kurang, akhirnya kita ikut kurang,” papar Roy seperti dikutip dari detikcom.

Menurutnya, bahan baku CPO dari kelapa sawit untuk membuat minyak goreng itu kurang. Sehingga membuat produsen tidak bisa memproduksi sementara waktu.

BERITA REKOMENDASI