Moeldoko Kini Miliki Lima Staf Khusus

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenankan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengangkat paling banyak lima orang staf khusus dan Wakil KSP untuk membantunya menjalankan tugas. Jumlah itu lebih banyak dari sebelumnya, yang mana Moeldoko hanya boleh mengangkat paling banyak tiga orang staf khusus.

Hal itu tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2019 Tentang Kantor Staf Presiden (KSP) yang diterbitkan Jokowi pada 18 Desember lalu. "Di lingkungan Kantor Staf Presiden dapat diangkat paling banyak 5 (lima) orang Staf Khusus," mengutip bunyi Pasal 27 Ayat (1) Perpres No. 83 tahun 2019.

Pada peraturan sebelumnya, yakni Perpres No. 26 tahun 2015, Moeldoko hanya diperkenankan mengangkat tiga orang staf khusus. Diatur dalam Pasal 25 Ayat (1). Staf khusus KSP sendiri bertugas memberikan saran dan pertimbangan kepada Kepala Staf Kepresidenan, yakni Moeldoko, sesuai penugasan yang diberikan. Staf khusus bisa berasal dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS) atau profesional.

Masa jabatan staf khusus KSP paling lama sama dengan masa jabatan Kepala Staf Kepresidenan. Hak keuangan dan fasilitas lain bagi staf khusus diberikan seperti PNS eselon I.b. "Staf Khusus diangkat dan diberhentikan oleh Kepala Staf Kepresidenan," mengutip Pasal 30 Ayat 1 Perpres No. 83 tahun 2019. (*)

BERITA REKOMENDASI