Moeldoko Komentari Kasus Asabri

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku tidak mengerti perkara yang sedang menjerat PT Asabri (Persero). Sebab, secara kelembagaan, Asabri ada di bawah Kementerian BUMN.

"Waktu saya jadi Panglima TNI, tidak mengerti tentang Asabri. Kami panglima TNI tidak memiliki otoritas yang bersinggungan dengan Asabri karena dikelola oleh BUMN," ujarnya.

Moeldoko menceritakan pada masa dirinya menjabat sebagai Panglima TNI, posisi direktur utama pun ditunjuk oleh Menteri BUMN dan Menteri Pertahanan. "Jadi saya tidak mengerti sama sekali," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan dugaan korupsi di Asabri lebih dari Rp10 triliun. Mahfud ingin persoalan ini segera diproses secara hukum agar kebenaran dan kejelasan kasus dana pensiun TNI terungkap. Apalagi ada uang prajurit dan tentara yang telah mengabdi di Asabri. "Mungkin tidak kalah fantastis dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp10 triliun," katanya.

Seperti halnya dengan masalah di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Asabri juga menempatkan portofolio investasi pada saham yang harganya anjlok, sehingga terjadi depresiasi nilai aset secara drastis milik perusahaan. (*)

BERITA REKOMENDASI