Moeldoko Sebut Kasus Novel Bukan Pelanggaran HAM, Ini Kata Haris Azhar

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kuasa Hukum Novel Baswedan, Haris Azhar, mempertanyakan pernyataan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko perihal kasus Novel Baswedan bukan pelanggaran HAM. Menurut Haris, Moeldoko harus mempunyai seorang ahli hukum.

"Saya mau sarankan kepada Bapak Moeldoko, yang baik hati dan terhormat, cari ahli hukum di dalam kantornya dan baca Undang-Undang Nomor 39 Tahun 99 Pasal 1 angka 6. Baca di situ apa yang dimaksud pelanggaran HAM," kata dia dalam keterangannya kepada media, Senin (14/1/2019) malam.

Haris menjelaskan, ada dua unsur penting dalam ayat tersebut. Pertama, ada hak-hak yang dilanggar padahal hak tersebut dijamin oleh UU. Lalu, adanya ancaman yang tidak mendapatkan keadilan.

"Pelanggaran HAM menurut pasal tersebut ada dua unsur penting. Dia melanggar hak-hak yang dijamin Undang-Undang Nomor 39 yang mana dalam kasus Novel Baswedan dia terlanggar haknya, dan unsur kedua dalam pasal tersebut berterancam atau berterbukti tidak mendapatkan keadilan atau upaya penyelesaian. Nah Novel nih," bebernya.

"Jadi Kalau dibilang bukan pelanggaran HAM, baca pasal tersebut," imbuh Haris.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Moeldoko, sebelumnya mengaku sudah mengantisipasi pertanyaan terkait isu pelanggaran HAM dalam debat tahap pertama Pilpres 2019.

Salah satu isu pelanggaran HAM diantisipasi terkait kasus penyiraman air keras dialami penyidik KPK, Novel Baswedan.(*)

BERITA REKOMENDASI