Muhaimin Iskandar Desak Pemerintah Lawan Keangkuhan AS

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar, mendesak pemerintah Indonesia menggalang kekuatan internasional, untuk menolak kebijakan sepihak Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem.

"Kami meminta pemerintah Indonesia memprotes keras pernyataan Donald Trump, dan mendorong untuk menggalang kekuatan internasiona, baik melalui PBB maupun OKI, supaya menggelar sidang menolak kebijakan sepihak Trump, demi terpeliharanya koeksistensi damai di Palestina, serta tercipta stabilitas politik dan keamanan di Timur Tengah,” kata Cak Imin di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Cak Imin menilai pernyataan Trump soal Yerusalem sebagai ibu kota Israel telah menunjukkan bahwa kebijakan negara Paman Sam di Timur Tengah selalu ambigu, berstandar ganda, serta provokatif. Dan kali ini malah mendukung upaya aneksasi Israel atas Palestina.

Selama ini, menurut Csk Imin, Palestina selalu mematuhi Perjanjian Oslo. Malahan deklarasi Negara Palestina oleh PLO pada 1988 silam sudah menegaskan bahwa Yerusalem adalah ibu kota resmi Palestina.  "Perlu diketahui, Perjanjian Oslo pada 1993 silam telah menetapkan bahwa penyelesaian status Jerusalem secara permanen adalah pada perundingan antara Israel-Palestina sendiri." 

Semua "penyelesaian" di luar kerangka itu berarti pencaplokan, aneksasi, agresi, perampasan kedaulatan negara lain secara kasar. "Namun, dalam kenyataan itu tidak pernah terjadi, karena dicegah oleh Israel. Lalu apa hak AS dan Trump untuk menentukan secara sepihak bahwa Yerusalem adalah milik Israel?,” ujarnya. (Ful)

BERITA REKOMENDASI