Muhammadiyah Sayangkan Daftar Mubalig Kemenag

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Yunahar Ilyas menilai rekomendasi nama mubalig oleh Kementerian Agama (Kemenag) berpotensi menimbulkan perpecahan di kalangan ulama.

"Rekomendasi itu dipahami publik sebagai isyarat, 'ini ulama rekomendasi dan lainnya enggak', kan gitu. Nanti terjadi pengotakan. Ada mubalig dianggap dari golongan pemerintah dan mubalig lainnya merasa tidak dari pemerintah," kata Yunahar.

Yunahar pun menyayangkan Kemenag merilis 200 nama mubalig yang direkomendasikan. Sebab sebelumnya, tidak ada pembicaraan dengan banyak pihak yang terkait hal ini.

Namun demikian, belum terlambat bagi Kemenag mengajak perwakilan organisasi masyarakat Islam untuk duduk bersama membicarakan hal ini. Misalnya dari NU, Muhammadiyah, MUI dan pihak-pihak lainnya. Sehingga tidak ada kesalahpahaman ketika akan merilis nama-nama terbaru mubalig yang direkomendasikan. (*)

BERITA REKOMENDASI