MUI Desak Pemerintah Ambil Langkah Darurat Gempa Donggala

JAKARTA, KRJOGJA.com – Majlis Ulama Indonesia (MUI )menyampaikan duka yang sangat mendalam atas musibah gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Donggala dan sekitarnya. Gempa berkekuatan 7,4 skala richter itu telah menewaskan banyak orang dan korban luka-luka.

"Kami berdoa semoga korban yang meninggal dunia husnul khotimah, diampuni semua dosa2nya dan di tempatkan di surga oleh Allah SWT, dan keluarga korban yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran, ketabahan dan kekuatan iman. Demikian pula untuk korban yang mengalami luka, semoga segera diberikan kesembuhan dan kembali pulih seperti sediakala," ungkap Zainut Tauhid Saadi Wakil Ketua Umum MUI,dalam rilis yang diterima KR Minggu (30/09/2018).

MUI mengimbau kepada Pemerintah untuk segera mengambil langkah darurat mengatasi musibah tsunami dan gempa tersebut dengan mengutamakan keselamatan jiwa manusia, mengevakuasi dan mengurus jenazah korban, mencukupi kebutuhan dasar seperti air bersih, kecukupan bahan makanan, tempat pengungsian, mencukupi tenaga medis dan obat2an, serta memulihkan jaringan transportasi, listrik dan telekomunikasi.

MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menggalang solidaritas nasional, bahu-membahu, bergotong royong dan bekerja sama untuk membantu saudara2 kita yang sedang ditimpa musibah, sehingga dapat meringankan beban yang dihadapi mereka. Dengan semangat kerjasama dan gotong royong Insyaallah kita akan bisa menyelesaikan masalah dengan baik.

Untuk kedepannya, Pemerintah perlu memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia bahwa kita ini mendiami wilayah yang rawan gempa, sehingga masyarakat mengerahui daerah mana saja yg rawan gempa, dan bagaimana cara untuk mengatasi jika terjadi gempa. Dengan demikian masyarakat lebih memiliki kesiapan untuk menghadapi musibah yang akan terjadi.(ati)

 

 

BERITA REKOMENDASI