MUI Sebut Hoaks Pesan Berantai Tentang Bahan Makanan Mengandung Babi

Isu bahan makanan mengandung babi kembali beredar melalui sebuah pesan berantai via aplikasi whatsapp. Dalam kasus ini, PT. Ajinomoto Indonesia lagi-lagi tersandung kasus yang sama seperti pada tahun 2016 silam.

Di dalam pesan itu disebutkan bahwa produk-produk bumbu seperti masako dan ajinomoto dinyatakan positif mengandung babi. Osmena selaku Wakil Direktur Bidang Sosialisasi dan Informasi LPPOM MUI menegaskan bahwa pesan tersebut sudah dipastikan adalah hoaks atau kabar bohong.

“Akhir akhir ini muncul kembali isu atau berita hoaks tersebut dengan mencatut Dr. Muchyidin Junaidi Lc, MA. selaku Bidang Kerjasama Internasional MUI sebagai orang yang memposting berita tersebut. Dapat dipastikan info itu tidak valid karena kehalalan makanan itu berada di bawah naungan Bidang Perekonomian MUI, dan itu adalah Dr. Lukmanul Hakim, MSi,” ungkap Osmena, dalam Ajinomoto Indonesia Berbagi di Bulan Penuh Berkah, sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (31/5/2019).

Dalam kesempatan kali ini, sebagai pembicara Ir. Hj. Osmena Gunawan, Wakil Direktur Bidang Sosialisasi dan Informasi LPPOM MUI menyampaikan materi pentingnya konsumsi makanan halal.

Lebih lanjut, Osmena menjelaskan, sebagai Wakil Direktur Bidang Sosialisasi dan Informasi, ia tahu persis bahwa pesan berantai tentang makanan mengandung babi di whatsapp itu adalah hoaks atau kabar yang bohong.

"Saya sudah konfirmasi ke yang bersangkutan (Dr. Junaidi) dan ia pun merasa tidak pernah menyebarkan pesan tersebut, karena merasa bukan kewenangannya,” lanjutnya.

 

 

 

BERITA REKOMENDASI