Mulai dari Percaya Hingga Sukses Bersama Gogobli

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Permasalahan rantai distribusi produk kesehatan dan kecantikan menjadi momok bagi toko-toko produk kesehatan dan kecantikan. Proses distribusi yang lama membuat produk menjadi mahal bukan hal rahasia lagi.

"Hal tersebut dirasakan Bapak Johnson dan Ibu Ani yang memiliki usaha Toko Obat Ani sejak 2006 di daerah Tanah Pasir Penjaringan Jakarta Utara. Toko tersebut sudah menjadi bisnis keluarga selama dua generasi," tutur Markom Gogobli.com Nurul Hamidah dalam keterangannya kepada KRJOGJA.com, Jumat (02/03/2018).

Dijelaskan Nurul, sebelum memutuskan inovasi dengan kolaborasi bersama platform online, Toko Obat Ani selalu mendapat permasalahan dengan harga produk yang mahal serta sales distributor lama datang untuk stok produk. Merintis bisnis obat-obatan lebih dari satu dekade bukanlah hal yang mudah.

Banyaknya persaingan dan harga distributor obat-obatan yang tinggi membuat Bapak Johnson dan Ibu Ani harus mencoba berbagai cara untuk membuat bisnisnya terus berjalan hingga sekarang. "Agar dapat terus melayani kebutuhan pelanggannya akan obat-obatan yang berkualitas dengan harga terjangkau, Bapak Johnson dan Ibu Ani menemukan solusi untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya. Sejak dua tahun silam, keluarga ini mempercayai platform online Gogobli untuk menyuplai beberapa produk yang dibutuhkan dalam tokonya," sambung Nurul.

Menurut Johnson, harga kompetitif menjadi salah satu keunggulan Gogobli. Bahkan ia mengaku lebih murah dari distributor. Malahan ada beberapa produk yang bisa didapat dengan mudah daripada harus pesan di distributor. "Selain itu, obat-obatan dari Gogobli keasliannya dijamin," ucapnya.

Dengan adanya kepercayaan dari masyarakat untuk mulai melakukan transformasi bisnis di tengah persaingan digital, diharapkan bisnis-bisnis ini semakin bertumbuh. Sehingga ke depan menjadi penyokong perekonomian Indonesia. (Feb)

BERITA REKOMENDASI